Minggu, 28 Oktober 2018

Search Engine Optimization (SEO)


Apa itu Search Engine Optimization (SEO)?

SEO adalah pemasaran yang berfokus pada peningkatan visibilitas dalam hasil mesin pencari organik (non-berbayar). SEO mencakup elemen teknis dan kreatif yang diperlukan untuk meningkatkan peringkat, mengarahkan pemasaran, dan meningkatkan pengetahuan mesin pencari. Ada banyak aspek untuk SEO, dari kata-kata di halaman Anda hingga cara situs lain menautkan Anda ke web. Kadang-kadang SEO hanyalah masalah memastikan situs Anda terstruktur dengan cara yang dipahami oleh mesinpencari.
melakukan proses berupa aktifitas tertentu terhadap situs web atau halaman web Anda agar ketika para pengguna internet mencari sesuatu yang berhubungan dengan isi dari situs web atau halaman web kita itu, situs web atau halaman Anda tersebut ditampilkan di halaman 1 daftar hasil pencarian alami/tak-berbayar/non-iklan/organik.
Pencarian query dari kata-kata yang pengguna ketik ke dalam kotak pencarian membawa nilai tinggi. Pengalaman menunjukkan bahwa alur mesin pencari dapat membuat (atau menghancurkan) keberhasilan organisasi. Target alur ke situs web dapat memberikan publisitas, pendapatan, dan eksposur seperti tidak ada saluran pemasaran lainnya. Investasi dalam SEO dapat memiliki tingkat pengembalian yang lebih tinggi dibandingkan dengan jenis pemasaran dan promosi lainnya.
Sejak adanya mesin pencari seperti Google, hampir semua orang mencari informasi secara online melalui search engine.Dari data yang dipublikasikan oleh Google, website yang menempati peringkat pertama sampai ketiga mendapatkan total klik kumulatif sebesar lebih dari 50%.Peringkat pertama sendiri mendapatkan lebih dari 20%.Ini menunjukkan betapa pentingnya SEO untuk website anda, dengan bantuan SEO anda bisa mendapatkan ribuan hingga puluhan ribu pengunjung per hari.
Lebih dari itu, pengunjung dari mesin pencari merupakan orang-orang yang haus akan informasi dan ingin membeli produk. Kalau anda memiliki sebuah bisnis online, pengunjung dari mesin pencari akan memiliki tingkat konversi (conversion rate) terbesar.SEO merupakan bagian dari inbound marketing yang merupakan teknik marketing modern di era digital.Pemasaran inbound, termasuk SEO merupakan metode marketing yang memakan biaya terkecil dibandingkan teknik pemasaran tradisional.

Sumber :
http://panduanim.com/apa-itu-seo/

Sabtu, 27 Oktober 2018

Tentang E-Bussiness


E-Bussiness
E-business (bisnis elektronik) adalah perilaku proses bisnis di internet. Proses-proses e-bisnis ini termasuk membeli dan menjual produk, persediaan dan layanan, melayani pelanggan, memproses pembayaran, mengelola kontrol produksi, berkolaborasi dengan mitra bisnis, Berbagi informasi, menjalankan layanan karyawan otomatis, merekrut, dan banyak lagi.

E-bisnis dapat terdiri dari berbagai fungsi dan layanan, mulai dari pengembangan intranet dan extranet ke e-layanan, penyediaan layanan dan tugas melalui internet oleh penyedia layanan aplikasi. Saat ini, ketika perusahaan besar terus memikirkan kembali bisnis mereka dalam hal internet khususnya, ketersediaannya, jangkauan luas dan kemampuan yang selalu berubah mereka melakukan e-bisnis untuk membeli suku cadang dan pasokan dari perusahaan lain, berkolaborasi dalam promosi penjualan dan melakukan penelitian bersama. Karena e-commerce telah dipercepat, protokol dan alat keamanan yang ketat, termasuk enkripsi dan sertifikat digital, diadopsi untuk melindungi dari peretas, penipuan, dan pencurian.
E-Commerce
Pada intinya, e-commerce mengacu pada pembelian dan penjualan barang dan / atau layanan melalui saluran elektronik seperti internet. E-commerce pertama kali diperkenalkan pada 1960-an melalui pertukaran data elektronik (EDI) pada jaringan nilai tambah (VAN). Media berkembang dengan meningkatnya ketersediaan akses internet dan munculnya penjual online populer pada 1990-an dan awal 2000-an. Amazon mulai beroperasi sebagai bisnis pengiriman buku di garasi Jeff Bezos pada 1995. EBay, yang memungkinkan konsumen menjual satu sama lain secara online, dan juga memperkenalkan lelang online pada tahun 1995.
Jenis-jenis e-commerce

Bidang e-commerce sangat besar dan ada banyak model yang berbeda.

Kami akan menggunakan dua kategori:

    Yang umum berdasarkan siapa pembeli dan penjual.
    Satu lagi dengan "model" e-commerce yang berbeda.

Mari kita lihat mereka.
1. Menurut profil komersial

Setiap bisnis berfokus pada jenis klien, dan bergantung pada siapa mereka, kami dapat mengklasifikasikannya:

    B2B (Business-to-Business): bisnis yang kliennya juga bisnis atau organisasi. Sebagai contoh, kita dapat berpikir tentang perusahaan bahan konstruksi yang menjual produknya kepada para arwah dan desainer interior.
    B2C (Bisnis-ke-Konsumen): bisnis yang menjual produk atau layanan mereka langsung ke konsumen. Ini adalah tipe yang biasa dan ada ribuan contoh pakaian, sepatu atau toko elektronik.
    C2B (Consumer-to-Business): situs di mana konsumen menawarkan produk atau layanan dan bisnis menawarinya. Kami berbicara tentang situs web tradisional untuk freelancer seperti Freelancer, Twago, Nubelo atau Adtriboo.
    C2C (Consumer-to-Consumer): bisnis yang memfasilitasi penjualan produk di antara konsumen. Contoh paling jelas adalah eBay atau situs web bekas lainnya.

Selain jenis perdagangan elektronik ini, ada jenis populer lainnya seperti G2C (Goverment-to-Consumer), C2G (Consumer-to-Goverment) atau B2E (Business-to-Employer).

Sumber :