Rabu, 18 Oktober 2017

DESAIN KOMUNIKASI VISUAL

DESAIN KOMUNIKASI VISUAL

Desain Komunikasi Visual yang ditinjau dari asal kata (etimologi) istilah ini terdiri dari tiga kata yaitu Desain diambil dari kata "designo" (itali) yang artinya gambar. Sedangkan adalam bahasa Inggris desain di ambil dari bahasa Latin (designare) yang artinya merencanakan atau merancang. Dalam dunia seni rupa istilah desain di padukan dengan reka bentuk, reka rupa, rancangan atau sketsa(ide).

Selanjutnya Komunikasi berarti menyampaikan suatu pesan dari komunikator (penyampaian Pesan) kepada komunikan (penerima pesan) melalui suatu media dengan maksud tertentu. Komunikasi sendiri berasal dari bahasa Inggris communication yang di ambil dari bahasa Latin "communis" yang berarti "sama" (dalam bahasa Inggris : common). kemudian komunikasi dianggap sebagai proses menciptakan suatu kesamaan (commonness) atau suatu kesatuan pemikiran antara pengirim (komunikator) dan penerima (komunikan).

Sementara kata Visual bermakna segala sesuatu yang dapat diliat dan direspon oleh indera penglihatan kita yaitu Mata. Berasal dari kata Latin videre yang artinya melihat yang kemudian dimasukkan ke dalam bahasa Inggris visual.

Desain komunikasi visual atau lebih dikenal di kalangan civitas akademik di Indonesia disingkat dengan singkatan DKV pada dasarnya merupakan istilah penggambaran untuk proses pengolahan medis dalam berkomunikasi mengenai pengungkapan ide atau penyampaian informasi yang bisa terbaca atau terlihat. Desain Komunikasi Visual erat kaitaannya dengan penggunaan tanda - tanda (signs), gambar(drawing), lambang dan simbol, ilmu dan penulisn huruf (tipografi), ilustri dan warna yang kesemuanya berkaitan dengan indera penglihatan.

Proses komunikasi disini melalui eksplorasi ide - ide dengan penambahan gambar baik itu berupa foto, diagram dan lain lain serta warna selain penggunaan teks sehingga akan menghasilkan efek terhadap pihak yang melihat. Efek yang dihasilkan tergantung dari tujuan yang ingin disampaikan oleh penyampaian pesan dan juga kemampuan dari penerima pesan untuk menguraikannya.

Sejarah Desain Komunikasi Visual

Desain komunikasi visual saat ini sudah mengalami perkembangan yang sangat baik di era globalisasi ini. Berikut sejarah perkembangannya dari masa ke masa :

  • Victorian
Gaya victorian ini terkesan natural. Terlihat dari berbagai poster dan iklan pada zaman victorian yang kebanyakan menggambarkan seseorang dengan pose yang terkesan datar , alami, dan biasa terjadi di lingkungan sekitar. Pada pembingkaian menggunakan ornament - ornament. Pada penggambar wanita tubuh terlihat subur. Tokoh desainer yang paling berpengaruh pada zaman ini antara lain Salman Baidow, Sir John Millais, dan Grant Hamillton.

  • Art dan Crafts

Arts and Crafts muncul sebagai bentuk ketidak puasan terhadap gaya victorian yang dianggap terlalu tradisional dan ketinggalan zaman. Selain itu, victorian juga kurang nilai estetis karena sifatnya yang natural. Untuk itu, Arts and Crafts muncul dengan pelopornya William Morris, mengusung gaya ilustrasi yang kkaya akan seni decorative yang memiliki nilai craftmentship tinggi. Selain William Morris, desainer Arts and Craft diantaranya Henry van de Velde dan Aubrey Breadsley.

  • Art Nouveau 

Sama seperti Arts dan Craftss, Art Nouveau juga menjadi bentuk ketidakpuasan dari Victorian. Sifatnya dekoratif , namun masih lebih sederhana dibandingkan Arts and Crafts. Gaya ini dianggap sebagai gaya ilustrasi pertama di dunia desain secara internasional. Desainer Nouvevau yang paling berpengaruh yaitu, Raymond Savignavic dan Jules Cheret, 

  • Art Deco 

Art Deco muncul sekitar tahun 1925. Sebuah karya Art Deco menampilkan kemewahan, glamour, kejayaan akan permesinan, konsumerisme dan kecepatan pada masa itu. Mulai muncul bentukan - bentukan yang lebih modern, dimana terdapat bentuk geometris dan kurva, Cassandre , Paul Collin, dan Charles Loupot adalah beberapa contoh tokoh desainer Art Deco. 

  • Kitsch

Kitsch berasal dari bahasa Jerman yang artinya 'bad taste' . Dalam dunia seni, kitsch biasa digunakan untuk menjelaskan bahwa suatu karya itu memiliki nilai sentimental yang berlebihan, vulgarn dan memiliki maksud tertentu. Istilah Kitsch juga jarang disebutkan dalam dunia Desain, tetappi terwakili oleh istilah gaya 'Era 50-an'. Penggunaan warnanya lebih menarik dan variasi. Desainer Kitsch yang paling berpengaruh antara lain: Grant Wood, James Montgomery dan Norman Rockwell.

  • Latemodern

Periode Late Modern di dominasi oleh inovasi - inovasi dari Amerika. Gaya ilustrasi ini terinspirasi dari European Avant Garde yang modernist. Teknik - teknik fotografi, typesetting dan printing yang jauh lebih modern telah banyak digunakan.

  • Swiss 

Swiss memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan dunia desain grafis selama lebih dari dua dekade. Para desainer swiss sangat perfeksinois dalam bentuk dan tipografi sans serif desainnya yang minimalis dan lebih mengutamakan pesan yang disampaikan. Para desainnernya antara lain : Grasset Steinlen dan Felix Vallotton.

  • Psychedelia 

Psyedelia muncul beriringan dengan budaya hippies yang berkembang pada tahun 1960an. Nama psychedelia berkaitan erat dengan obat psychedelia yang popular dikalagan kaum muda pada saat ini. Pada pewarnaan nya terpengaruh gaya Pop Art dengan warna - warna yang mencolok dan ramaui. Victor Moscoso, Rick Griffin dan Peter Max merupakan beberapa desainernya.

Perbedaan Desain Komunikasi Visual & Seni Murni

  • Desain Komunikasi Visual
Desain Komunikasi Visual, ilmu yang memperlajari konsep komunikasi dan ungkapan kreatif teknik dan media untuk menyampaikan pesan dan gagasan secara visual, termasuk audio dengan mengolah elemen desain grafis berupa bentuk gambar, huruf, warna serta tata ltaknya, sehingga pesan dana gagasan dapat diterima oleh sasarannya.


  • Seni Murni
Seni Murmi, sei yang dikembangkan untuk dinikmati keindahannya. Seni murni mengutamakan sifat estetika di bandingkan kegunaannya dalam kehidupan sehari - hari. Sebagai contoh adalah lukisan, kaligrafi, dan patung. Yang di manfaatlan pada ini adalah keindahannya. Seni Murni sering dikaitkan dengan bentuk seni visual. Kata Murni lebih merujuk kepada kemurnian / keaslian karya tersebut.


Elemen-elemen Desain Komunikasi Visual

ILUSTRASI 

Ilustrasi adalah suatu bidang dari seni yang berspesialisasi dalam penggunaan gambar yang tidak dihasilkan dari kamera atau forografi (nonphotographic image) untuk visualisasi. Dengan kata lain, ilutrasi yang dimaksudkan disini adalah gambar yang dihasilkan secara manual.

SIMBOLISME

Simbol sangat efektif digunakan sebgaai sarana informasi untuk menjembatani perbedaan bahasa yang di gunakan. Contohnya : komponen dari signing systems sebuah pusat perbelanjaan. Untuk menginformasikan letak toilet, telepon umum, restoran, pintu masuk dan keluar dan lain lain digunakan simbol.

FOTOGRAFI 

Fotografi sangat efektif untuk mengesankan keberadaan suatu tempat, orang atau produk. Sebuah foto mempunyai kekuasaan walaupun realita yang dilukiskan kadangkala jauh dari keadaan yang sesungguhnya. Selain itu sebuah foto juga harus dapat mmberikan keutan dan keinginan untuk berekperimen. Misalnya dalam hal mencoba resep masakan yang baru atau tren berpakaian terbaru,

TYPOGRAFI

Tipografi adalah seni menyusun huruf - huruf sehingga dapat dibaca tetapi masih mempunyai nilai desain. Tipografi digunakan sebagia metode unutk menerjemahkan kata - kata (lisan) ke dalam bentuk tulisan (visual). Fungsi bahasa visual ini adalah untuk mengkomunikasi ide, cerita dan informasi melalui segala bentuk media, mulai dari dari label pakaian, tanda - tanda lalu lintas, poster, buku, surat kabar dan majalah. Karena itu pekerjaan seorang tipografer (penata huruf) tdak lepas dari semua aspek kehidupan sehari - hari.

LAYOUT

Layout menjadi elemen yang terakhir dan sangat penting, dimana kita dituntut untuk bisa mengolah ruang kosong pada suatu bidang untuk dijadikan media desain yang mudah dibaca dan agar tidak membuat si pembaca menjadi cepat lelah ketika membaca / melihat desain yang kita buat dikarenakan tata letak yang tidak bagus (tidak nyaman dipandang)hal yang mempengaruhi agar menjadi desain yang baik dan benar (layout) , ada beberapa faktor yaitu :

1. Keseimbangan
2. Kesatuan
3. Irama
4. Tekanan

DAFTAR PUSTAKA


Kamis, 05 Oktober 2017

Pengertian Desain  & Pemodelan Grafis

Desain diterjemahkan sebagai seni terapan, arsitektur, dan berbagai pencapaian kreatif lainnya. Dalam sebuah kalimat, kata desain bisa digunakan dengan baik sebagai kata benda maupun kata kerja. Sebagai kata kerja, desain memiliki arti  proses untuk membuat dan menciptakan obyek baru.

Grafika adalah segala cara pengungkapan dan perwujudan dalam bentuk huruf, tanda, dan gambar yang diperbanyak melalui proses percetakan guna disampaikan kepada khalayak. Contohnya adalah foto, gambar/drawing, line art, grafik, diagram, tipografi, angka, simbol, desain geometris, peta, gambar teknik, dan lain-lain.

Desain grafis adalah suatu bentuk komunikasi visual yang menggunakan gambar untuk menyampaikan informasi atau pesan seefektif mungkin. Dalam disain grafis, teks juga dianggap gambar karena merupakan hasil abstraksi simbol-simbol yang bisa dibunyikan. Disain grafis diterapkan dalam disain komunikasi dan fine art.

Pemodelan adalah membentuk suatu benda-benda atau objek. Membuat dan mendesain onjek tersebut sehingga terlihat seperti hidup. Sesuai dengan objek basisnya, proses ini secarah keseluruhan dikerjakan di komputer. Melalui konsepdan proses desain, keseluruhan objek bisa diperlihatkan secara 3 dimensi, atau dengan sebutan (3D modelling).

Desain pemodelan grafis adalah suatu ilmu yang mempelajari tentang membuat dan menciptakan objek baru berupa seni terapan, arsitektur, dan berbagai pencapaian kreatif lainnya yang direkayasa perangkat lunak merupakan suatu hal yang dilakukan di tahapan awal untuk pembuatan, penyimpanan, dan manipulasi model dan citra.

1.    Prinsip dan Unsur Desain Grafis

Unsur-Unsur Desain Grafis :

·      Grais (Line) Sebuah garis adalah unsur desain yang menghubungkan satu titik poin dengan titik poin lainnya sehingga bisa berbentuk gambar garis lengkung (curve) atau lurus (straight).

·      Bentuk (Shape) Bentuk adalah sesuatu yang memiliki diameter tinggi dan lebar.

·      Huruf (Character) Sesuatu yang dipresentasikan dalam bentuk visual yang dapat digunakan untuk membentuk sebuah tulisan sebagai Bahasa verbal dengan bentuk visual langsung seperti A, B, C, dll.

·      Simbol (Symbol) Sesuatu yang dipresentasikan dalam bentuk visual yang mewakili bentuk benda secara sederhana dan dapat dipahami secara umum sebagai lambang untuk menggambarkan suatu bentuk benda nyata. Misalnya gambar orang, bintang, bulan matahari dalam bentuk symbol. Bukan dalam bentuk nyata (dengan detail).

·      Bentuk Nyata (From) Bentuk ini nyata dan mencerminkan kondisi fisik dari suatu obyek. Seperti gambar manusia secara detail, hewan dan benda lainnya.
  
·      Tekstur (Texsure) Teksture adalah tampilan permukaan dari sutau benda yang dapat dinilai dengan cara dilihat atau diraba.

·      Ruang (Space) Ruang merupakan jarak antara suatu bentuk dengan bentuk lainnya, ini dapat dijadikan unsur utnuk memberi efek estetika desain dan dinamika desain grafis.

·      Ukuran (Size) Ukuran adalah unsur lain dalam desain yang mendefinisikan besar kecilnya suatu objek.

·      Warna (Color) Dengan warna orang bisa menampilkan identitas, menyampaikan pesan atau membedakan sifat dari bentuk-bentuk visual secara jelas.

Prinsip-Prinsip Desain Grafis :

·      Kesederhanaan (Simplicity) Banyak pakar desain grafis menyarankan prinsip ini dalam pekerjaan desain.

·      Keseimbangan (Balance) Keseimbangan adalah keadaan atau kesamaan antara kekuatan yang saling berhadapan dan menimbulkan adanya kesan seimbang secara visual.

·      Kesatuan (Unity) Kesatuan adalah kohesi, konsistensi, ketunggalan atau keutuhan yang merupakan isi pokok dari komposisi.

·      Penekanan (Emphasis) Dimaksudkan untuk menarik perhatian pembaca, sehingga ia mau melihat dan membaca bagian desain yang dimaksud.

·      Irama (Rhythm) Irama merupakan selisih antara dua wujud yang terletak pada ruang serupa dengan interval waktu antara dua nada music beruntun yang sama.

·      Dominasi (Domination) Dominasi merupakan salah satu prinsip dasar tatarupa yang harus ada dalam sebuah karya seni dan desain.

·      Proposisi (Propotion) Proporsi termasuk prinsip dasar desain untuk memperoleh keserasian sebuah karya, diperlukan perbandingan-perbandingan yang tepat untuk menghasilkan desain yang serasi. Pada dasarnya, proporsi adalah perbandingan matematis dalam sebuah bidang.

2.    Perkembangan Desain Grafis di Berbagai Media
Pada Awalnya media desain grafis hanya terbatas pada media cetak dwi matra (dua dimensi). Namun perkembangannya semakin tidak terbendung, bahkan justru merambah ke dunia multimedia (daintaranya audio dan video). Desain grafik juga diterapkan dalam media elektronik yang sering kali disebut sebagai desain interaktif atau desain multi media . Batas dimensi pun telah berubah seiring perkembangan pemikiran tentang desain. Desain grafik bisa diterapkan menjadi sebuah desain lingkungan yang mecakup pengolahan ruang.

3.    Pengaruh Kebudayaan dan Teknologi Dalam Membuat Desain Grafis
Keberadaan desain pemodelan grafik sangatlah dipengaruhi oleh budaya dan teknologi berkembang di masyarakat. Salah satunya adalah ide, banyak sekali ide yang dihasilkan untuk desain grafik berasal dari budaya yang ada dilingkungan sekitar. Tak sedikit pula budaya Indonesia digunakan sebagai desain grafik. Contohnya adalah kerajinan kain daerah seperti batik dan tenun, keramik, gerabah dan masih banyak yang lainnya.
Kerajinan tradisional daerah merupkan warisan turun-temurun dari nenek moyang yang sangat indah untuk djadikan sumber pemikiran kreatif dalam melakukan pembuatan desain grafik. Dengan berkembangnya teknologi ini, maka semakin mudah bagi generasi muda saati ini untuk menciptakan karya desai grafis dengan waktu yang relatif singkat dan banyak desain yang akan dihasilkan sehingga akan lebih efisien dalam waktu dan segalanya.
Pengaruh lain dari budaya dan teknologi dalam desain pemodelan garfis adalah periklanan. Pemilih iklan harus mengetahui peran yang dimainkan oleh budaya, subbudaya dan kelas social pembeli. Budaya adalah penyebab paling mendasar dari keinginan perilaku seseorang. Budaya merupakan kumpulan nilai-nilai dasar, persepsi, keinginan san perilaku yang dipelajari oleh seorang anggota masyarakat dari keluarga dan lembaga penting lainnya.

4.    Desain Pemodelan Grafis dari Segi Interaksi Manusia & Komputer
Interaksi manusia dan komputer (bahasa Inggris: human–computer interaction, HCI) adalah disiplin ilmu yang mempelajari hubungan antara manusia dan komputer yang meliputi perancangan, evaluasi, dan implementasi antarmuka pengguna komputer agar mudah digunakan oleh manusia. Ilmu ini berusaha menemukan cara yang paling efisien untuk merancang pesan elektronik. Sedangkan interaksi manusia dan komputer sendiri adalah serangkaian proses, dialog dan kegiatan yang dilakukan oleh manusia untuk berinteraksi dengan komputer yang keduanya saling memberikan masukan dan umpan balik melalui sebuah antarmuka untuk memperoleh hasil akhir yang diharapkan. Sistem harus sesuai dengan kebutuhan manusia dan dirancang berorientasi kepada manusia sebagai pemakai.

Tujuan utama disusunnya berbagai cara interaksi manusia & komputer
untuk mempermudah manusia dalam mengoperasikan komputer dan mendapatkan berbagai umpan balik yang ia perlukan selama ia bekerja pada sebuah sistem komputer. Para perancang antarmuka manusia dan komputer berharap agar sistem komputer yang dirancangnya dapat bersifat akrab dan ramah dengan penggunanya (user friendly). Kita butuh Interaksi manusia komputer agar kita lebih cepat dalam menyelesaikan suatu pekerjaan.
Ilmu-ilmu yang berkaitan dengan IMK (Interaksi Manusia & Komputer)
·      Teknik elektronika & ilmu komputer =memberikan kerangka kerja untuk dapat merancang sistem HCI.

·      Psikologi memahami sifat dan kebiasaan, persepsi & pengolahan kognitif, keterampilan motorik pengguna.

·      Perancangan grafis dan topografi Sebuah gambar dapat bermakna sama dengan seribu kata. Gambar dapat digunakan sebagai sarana dialog cukup efektif antara manusia & komputer.

·      Ergonomik berhubungan dengan aspek fisik untuk mendapatkan lingkungan kerja yang nyaman. Misalnya : Bentuk meja dan kursi kerja, layar tampilan, bentuk keyboard, posisi duduk, pengaturan lampu, kebersihan tempat kerja.

·      Antropologi adalah ilmu pengetahuan tentang manusia, memberi suatu pandangan tentang cara kerja berkelompok yang masing - masing anggotanya dapat memberikan kontribusi sesuai dengan bidangnya.

·      Luguistik merupakan cabang ilmu yang memperlajari tentang bahasa. Untuk melakukan dialog diperlukan sarana komunikasi yang memadai berupa suatu bahasa khusus. Contohnya : Bahasa Grafis, bahasa alami, bahasa  menu dan bahasa perintah.
  
·      Sosiologi studi tentang pengaruh sistem manusia - komputer dalam struktur sosial. Contohnya adanya PHK karena adanya otomasi kantor.



Daftar Pustaka